Di Balik Penciptaan Perlambang

INI cerita tentang buku yang kubeli seharga tiga ribu perak, hasil cetakan pertama terbitan Indonesianya dari karya Art Buchwald yang berjudul asli Irving's Delight oleh Penerbit Iqra Bandung.

Buku ini sudah lama kupunya dan aku suka ceritanya karena kisah di dalamnya sedikit merepresentasikan apa yang terjadi dalam realita hidupku di dunia kreatif iklan.

Yang paling menarik dari bekerja di industri iklan adalah bagian menciptakan perlambang "baru" akan sesuatu. Contohnya begini: terhadap minuman kaleng Coca-Cola, kita tidak hanya melihat minuman bersoda, warna hitam. Tetapi kita menangkap perlambang di belakangnya, anak muda, budaya urban, kreativitas, dan lain-lain. Konsepnya kurang lebih seperti closure. Kita hanya melihat sedikit/sebagian, tetapi otak kita bekerja untuk mengelompokkannya dalam satu entitas baru.

Baiklah, kita copot Coca-Cola dari otak kita. Kita gantikan dengan Dedy Mizwar. Dalam keseharian, kita tahu Dedy Mizwar adalah bapak, berprofesi sebagai aktor dan sutradara. Tetapi di dalam iklan, Dedy Mizwar merupakan perlambang dari seorang believer produk Yamaha, ndeso penampilannya tapi 2 derajat lebih pintar dari lawan mainnya Didi Petet.


Persoalan perlambang-perlambang inilah yang menurutku menjadi musabab mengapa aku masih berkecimpung di dunia iklan, dan kemudian hari di dunia film. Aku mencintai proses penciptaan perlambang.

Jadi aku paham betul misalnya, mengapa McGruber dalam buku ini begitu gelisah bukan kepalang telah kehilangan perlambang yang sudah ia ciptakan: Irving. Irving adalah sebuah perlambang sukses bisnis perusahaan makanan kaleng untuk kucing bermerk Pussyfoot, juga perlambang kucing yang sehat, kucing yang menginspirasi banyak orang, dan selalu dinantikan kehadirannya di acara "mangkuk besar" di siaran televisi.

Secara sosok digambarkan di dalam buku itu, Irving tidaklah istimewa. Hitam berbelang putih atau putih berbelang hitam itu tidak penting. Keistimewaan --atau bolehlah kita sebut keanehan-- Irving adalah ia bisa makan dengan cakarnya, bersih, persis seperti bagaimana orang menyendokkan makanannya dengan jari-jemari.

Jadi satu kali Irving hilang, tak berbekas, sontak akan membingungkan hati McGruber dan segera membuatnya menyewa seorang detektif spesialis pencari binatang hilang dari Perancis dengan bayaran yang spektakuler: seribu dolar sehari.

Kemana Irving hilang, kinerja unik Alain Bergmein yang doyan makanan serba berbau bawang, dan bagaimana akhirnya Irving ditemukan cukup seru untuk diikuti.

DETIL BUKU
Cakar-Cakar Irving (Irving's Delight)
karya Art Buchwald

Terbit 1982 (terbit pertamakali 1976) oleh Penerbit Iqra Bandung
Binding: Paperback
ISBN: -
Tebal: 102 halaman
Karakter: Edgar Allen McGruder, Alain Bergman, Irving, Maria Drake
Rating: 5/5

0 balasan:

Poskan Komentar

 
Konten blog Fans Berat Buku bersifat personal.
Template Blogger Theme dari BloggerThemes Desain oleh WPThemesCreator