Pramoedya Dari Pembaca Terdekat

Pramoedya Ananta Toer dari Dekat Sekali: Catatan Pribadi Koesalah Soebagyo Toer
Karya Koesalah Soebagyo Toer

Terbit Juli 2006 oleh Kepustakaan Populer Gramedia | Binding: Paperback | ISBN: 979910047X | Halaman: 266


AKU pernah menuliskan puisi ini untuk sosok pengarang terhormat itu.

"tulisanmu, Pram
yang kini jadi berbilang buku
tak mengapalah 'tuk gantikan kitab suciku
meski pastor bisa marah kepadaku

karena nyanyi sunyimu
lebih membekas daripada kidung Daud
lagi luka itu dan penjara di pulau buru
benarlah teramat menyentuh hatiku

tulisanmu, Pram
yang kini jadi bertumpuk di kamarku
kukenal belumlah lama

hingga satu malam itu
kutemui kau di simpang jalan
saat semua kita berjuang
lawan rezim yang tiran
lalu sama-sama kita kecam

orasimu, Pram, di panggung kecil itu
di depan lukisan tentang revolusi
dan didekapan yel-yel pembaruan
semua kita sadari
itu benar-benar kini terjadi

orasimu, Pram, tentang negeri ini
terdengar lantang pekat memenuhi
tulisanmu, Pram, tentang derita dan ironi
masih 'kan membekas 'tuk beberapa generasi

padamu, Pram
ingin kukatakan ucapan kecil ini:
- Pram, terima kasih -
Dan mari, biarlah kupeluk kau
dan kujabat erat-erat tanganmu"

Jakarta, 14 Juli 1999, Sekitar aula Perpustakaan Nasional

Seolah tak mau kalah dengan Koesalah, sajakku berjudul "Padamu Pram" ini semoga melengkapi gambaran tentang PAT. Gambaran yang coba dipasang satu persatu seperti sebuah puzzle tentang kehidupan penulis yang wafat menyisakan rasa prihatin.

Koesalah adalah adik Pramoedya yang diajak ke Jakarta pertama kali. Karena Koesalah pula, Pramoedya pernah disemprot polisi. Kakak-beradik ini yang diikat oleh kesamaan nasib ditelantarkan orang tua, hingga harus mengadu nasib ke Jakarta dari kampung kecil mereka di Blora, pun harus sama-sama menderita sebagai eks-tapol. Koesalah bisa dibedakan dengan Pramoedya secara kasat mata. Ia lebih pendiam, sedang kakaknya yang biasa dipanggil Mas Muk, lebih terang benderang dalam berucap kata.

Memoar, seberapa pun sederhananya dan tidak sempurnanya, selalu membantu dalam merekonstruksi kejadian yang sebenarnya: dalam hal ini kisah hidup sang kakak, Pramoedya Ananta Toer.

4/5

0 balasan:

Poskan Komentar

 
Konten blog Fans Berat Buku bersifat personal.
Template Blogger Theme dari BloggerThemes Desain oleh WPThemesCreator